WiiM ULTRA : Review Info, Detail, dan Spesifikasi Streamer dengan fitur lengkap fantastis dengan harga terjangkau ini

Di dalam blog ini, antdroid dari Head-Fi akan review salah satu produk WiiM yang laku berat dalam toko INTIUM INDONESIA, WiiM ULTRA. Berikut adalah opininya:

Kelebihan:
✔️ Harga yang mengungguli kompetitor
✔️ Antarmuka layar sentuh yang mudah dinavigasi
✔️ Aplikasi yang simpel dan mudah digunakan
✔️ Layar besar 3,5 inci
✔️ Banyak pilihan input
✔️ Output headphone dan Line Out tersedia
✔️ Bodi yang kokoh dan berkualitas
✔️ Tampak lebih menarik di tangan dibandingkan di foto
✔️ Proses setup yang sangat mudah
✔️ Roon Ready dengan upgrade firmware

Kekurangan:
❌ Output headphone sedikit warm dan dark untuk selera saya
❌ Tidak mendukung AirPlay atau Apple Music

WiiM Ultra – Streamer Kaya Fitur dengan Harga Terjangkau

WiiM adalah merek dari Linkplay yang dikenal dengan lini produk streamer musik yang populer dan terjangkau. WiiM Ultra adalah produk terbaru mereka yang langsung menarik perhatian karena menawarkan streamer dengan layar sentuh penuh hanya seharga $329 USD! Harga ini benar-benar mengungguli pasar streamer dengan layar sentuh.

Selain itu, Ultra dilengkapi output headphone serta fitur preamp line-out untuk digunakan dengan speaker aktif, serta input digital dan analog. Jadi, bukan hanya pusat digital, tetapi juga hub untuk perangkat lainnya.

Saya langsung membeli unit ini saat tersedia di Amazon minggu lalu, dan sejauh ini cukup puas dengan hasilnya.

Roon Ready dan Pengalaman Penggunaan

Perangkat ini baru saja mendapatkan sertifikasi Roon Ready pada awal Agustus, dan hasilnya sangat memuaskan. Awalnya saya menggunakan Chromecast Audio (Google Cast) untuk Roon, tetapi hasilnya biasa saja—lambat dan tidak menampilkan informasi album serta artwork. Namun, setelah update firmware Roon Ready, semuanya berjalan sempurna! Layar 3,5 inci kini bisa menampilkan cover album dalam beberapa tampilan atau menggunakan VU Meter. Saya sering berganti mode tampilan sesuai suasana hati.

Ultra bisa dikontrol dengan tiga cara berbeda:

  1. Layar sentuh dan kenop volume memungkinkan navigasi dasar untuk memilih input, output, dan kontrol pemutaran. Sayangnya, kenop volume adalah salah satu aspek terburuk dari perangkat ini—terasa murah dan tidak berputar dengan mulus. Untungnya, ikon PLAY yang menyala bisa dimatikan.
  2. Remote control WiiM menawarkan fitur standar, cukup praktis untuk pengendalian dasar.
  3. Aplikasi WiiM adalah yang paling lengkap, memungkinkan kontrol penuh atas perangkat serta akses ke berbagai layanan streaming dalam satu antarmuka. Saya bisa masuk ke akun Qobuz dengan mudah dan menemukan file musik lokal di ponsel tanpa kendala.

Beberapa Kekurangan

  • Hanya bisa output ke satu perangkat dalam satu waktu. Jadi, Anda tidak bisa mengeluarkan suara ke coaxial dan optical secara bersamaan, atau menggunakan headphone tanpa beralih secara manual.
  • Volume tidak reset saat beralih ke headphone. Jika sebelumnya output optical atau coaxial berada di volume 100, pastikan menurunkannya dulu sebelum menggunakan headphone!
  • Roon tidak langsung berfungsi saat pertama kali dinyalakan, meskipun masalah ini sudah diperbaiki dengan update firmware terbaru.

Impresi Suara

Saya menguji WiiM Ultra sebagai transport digital untuk FiiO K19 serta sebagai preamp digital dan amplifier headphone secara langsung.

Sebagai Digital Transport

Saya menghubungkan Ultra ke FiiO K19 melalui koneksi coaxial digital, lalu menggunakan K19 dengan speaker monitor desktop dan headphone Hifiman Susvara. Hasilnya sangat transparan—Ultra tidak memberikan warna tambahan pada suara yang dihasilkan K19. Dengan kata lain, sebagai streamer digital murni, Ultra sangat bersih dan transparan.

Sebagai Amplifier Headphone

Namun, ketika digunakan sebagai amplifier headphone, karakter suaranya tidak netral. Ultra cenderung hangat dan agak dark, terutama saat dipasangkan dengan Hifiman Susvara atau Subtonic Storm IEMs.

Mengejutkannya, Susvara bisa mencapai volume yang cukup tinggi di pengaturan volume atas, dengan bass yang tetap punchy. Karakter warm pada amp ini membuat bass terdengar lebih berisi dan sedikit bloom, yang juga saya rasakan pada Storm IEMs.

Secara keseluruhan, amplifier headphone ini cukup menyenangkan dan mampu menangani banyak jenis headphone. Namun, saya lebih merekomendasikan pairing dengan headphone yang lebih netral atau sedikit bright, karena karakter bass dari amp ini cukup dominan.

Sebagai Preamp Line-Out

Ketika digunakan sebagai preamp ke speaker, karakter warm dan bass yang sedikit meningkat tetap terasa. Speaker saya terdengar lebih punchy dan bassy dibandingkan ketika menggunakan FiiO K19 pada track yang sama. Secara pribadi, saya lebih menyukai karakter netral dan soundstage yang lebih luas dari K19, tetapi bagi penggemar bass yang sedikit lebih tebal, Ultra bisa menjadi pilihan menarik.


Kesimpulan

WiiM Ultra adalah streamer digital yang luar biasa untuk harga $329. Dengan layar sentuh, dukungan Roon Ready, Google Cast, Qobuz, Tidal, Spotify, serta fitur preamp dan amplifier headphone, perangkat ini sangat kaya fitur. Ditambah lagi, Ultra bisa menjadi receiver untuk perangkat analog seperti turntable, CD/DVD/Blu-ray player, dan lainnya.

Meski ada beberapa kekurangan seperti kenop volume yang terasa murah dan tidak adanya dukungan AirPlay atau Apple Music, Ultra tetap menjadi pilihan menarik di kelasnya.

⭐ Rating: 4,5/5 (Dikurangi ½ bintang karena output headphone cenderung warm/dark, yang mungkin tidak cocok bagi sebagian pengguna di komunitas audiophile headphone-centric, namun hal tersebut bisa diatur karena alat ini memiliki 10 band EQ/DSP)


Jika ingin membeli produk ini, dapat dibeli di link berikut ini, GARANSI RESMI 1 TAHUN! https://www.tokopedia.com/intiumstore/wiim-ultra-digital-music-streamer-digital-preamp-dengan-layar-sentuh-3-5-inch-1730810042931381362?extParam=src%3Dshop%26whid%3D11356999&aff_unique_id=&channel=others&chain_key=

Source Blog: https://www.head-fi.org/showcase/wiim-ultra.27286/reviews

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

On Key

Related Posts

Moondrop Space Travel 2 ULTRA : Informasi, Spesifikasi, Detail dari TWS Planar Baru dari Moondrop

Moondrop Space Travel 2 Ultra hadir untuk mendefinisikan ulang pasar TWS budget dengan teknologi driver planar magnetik annular single-magnetic 13mm terbaru.Sementara sebagian besar TWS di kisaran harga ini menggunakan driver dinamis, Moondrop Space Travel 2 Ultra justru menghadirkan driver planar magnetik. Rasakan transien yang cepat, hentakan bass yang bertenaga, kejernihan resolusi tinggi, dan distorsi ultra-rendah khas driver planar magnetik pada Moondrop Space Travel 2 Ultra. Tuning pada perangkat ini disesuaikan mengikuti kurva target respons VDSF yang sangat diakui dari Moondrop. Dengan dukungan ANC wide-band dan DSP bawaan, Space Travel 2 Ultra membuka level baru dalam reproduksi sonik. Driver Planar Magnetik

Astell&Kern SP4000 : Digital Audio Player atau DAP Flagship Terbaru yang Sangat Mengejutkan

VIDEO UNBOXING (INTIUM INDONESIA) Flagship Digital Audio Player Terbaru Dibangun dari Warisan, Menyempurnakan KesempurnaanA&ultima SP4000 adalah pemutar audio digital flagship terbaru dari Astell&Kern, hasil dari tiga tahun riset dan inovasi tanpa henti setelah kelahiran SP3000. Sebagai bagian dari seri A&ultima—lini tertinggi Astell&Kern yang menggabungkan teknologi mutakhir dan spesifikasi kelas atas—SP4000 melampaui batas yang sebelumnya ditetapkan oleh SP3000, yang pernah dianggap sebagai tolak ukur absolut dalam dunia audio portable. Dibangun di atas arsitektur sirkuit audio Octa yang canggih, SP4000 merangkum esensi paling murni dari rekayasa audio, menghadirkan pengalaman suara yang belum pernah ada sebelumnya—begitu halus, bertenaga, dan luar biasa mendekati kesempurnaan.Temukan

DDHiFi E13P Memory : Hybrid Semi In Ear Planar IEM sekarang sudah Tersedia!

UNBOXING VIDEO (INTIUM INDONESIA) Earphone Berkabel – Kompatibel dengan Perangkat USB-CMemory adalah sepasang earphone in-ear dengan desain semi-in-ear, mengusung pipa suara menyamping (side-firing) yang dipadukan dengan eartips—menghasilkan bentuk hibrida antara in-ear dan semi-in-ear. Meskipun mengemas driver planar 13mm, desainnya yang sangat ringkas tetap nyaman dikenakan, bahkan untuk pengguna dengan ukuran telinga kecil. Kolaborasi Brand – Driver Planar Ultra-Linear 13mm yang Dikembangkan Sendiri oleh MOONDROP Driver inovatif ini menggabungkan keunggulan driver planar magnetik dan driver dinamis konvensional. Dengan efisiensi elektroakustik 10x lebih tinggi dibandingkan driver planar biasa, unit ini mampu menghasilkan rentang dinamis yang luas bahkan pada daya rendah. Distorsi harmonik

CrinEar Daybreak : IEM yang akan menjadi Benchmark Baru di Kelasnya?

Dalam vlog ini, GRIFFIN SILVER dari headphones.com akan review IEM CrinEar Daybreak, berikut adalah opini darinya: Crinacle—salah satu sosok paling berpengaruh di dunia in-ear monitor (IEM)—kembali merilis produk baru lewat Daybreak: IEM pertama yang tersedia secara luas di bawah brand miliknya sendiri, CrinEar. Namun, apakah Daybreak mampu memperbaiki kekurangan Project META dan menjadi standar baru di kelas harganya? Meskipun sudah pensiun dari dunia review, Crinacle tetap menjadi reviewer IEM paling populer hingga saat ini. Selain dikenal lewat ulasan-ulasan objektifnya, ia juga berperan besar dalam menghadirkan berbagai IEM hasil kolaborasi dengan brand ternama—banyak di antaranya yang langsung menjadi acuan performa di

DDHIFI TC44Pro E3 : Dongle Compact Kecil Terbaru dari DDHiFi

Adapter DAC & AMP Resolusi Tinggi dengan Kabel yang Bisa Diganti Generasi ke-3– Dual Chip Amplifier Bertenaga Tinggi SGM8262-2– Desain Ringkas dan Portabel– Dilengkapi Output 3.5mm dan 4.4mm– Mode High-Gain untuk Daya Keluaran yang Lebih Kuat– Kontrol Volume 60-Tingkat untuk Penyesuaian Presisi– Penempatan Tombol Ergonomis untuk Kemudahan Operasi Generasi Paling RingkasTC44Pro E3 adalah puncak dari desain ultra-kompak. Menggabungkan output jack 3.5mm dan 4.4mm, port USB-C, papan DAC dan amplifier, serta tiga tombol kontrol, perangkat ini tetap seukuran ibu jari. Dengan ukuran 20% lebih kecil dibanding pendahulunya, TC44Pro E3 memaksimalkan portabilitas tanpa mengorbankan fungsionalitas. Paradoks Energi dalam Ukuran MiniMeski berukuran mungil,